Ruang Press - Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Cirebon mengintensifkan program peningkatan produktivitas yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi pencari kerja dan mendorong lahirnya wirausaha baru di daerah tersebut.
Kepala Disnaker Kabupaten Cirebon, Novi Hendrianto, menjelaskan bahwa program ini merupakan strategi pemerintah daerah untuk mempersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang mampu bersaing di dunia kerja. Ia menekankan pentingnya tenaga kerja yang tidak hanya memiliki keterampilan teknis, tetapi juga produktivitas, etos kerja, kemampuan beradaptasi, disiplin, dan kreativitas.
Pelaksanaan program ini mengedepankan konsep link and match, yang bertujuan untuk menyelaraskan hasil pelatihan dengan kebutuhan dunia usaha dan industri. Novi menjelaskan bahwa Disnaker berupaya menghubungkan hasil pelatihan dengan dunia usaha, sekaligus membuka ruang bagi tumbuhnya wirausaha baru di Kabupaten Cirebon. Pada tahun 2026, sebanyak enam pencari kerja akan mengikuti pembelajaran melalui metode learning by doing di tempat usaha yang menjadi mitra Disnaker. Kemitraan ini melibatkan pelaku usaha di bidang tata boga (bakery) dan pengelasan, memberikan pengalaman kerja yang sesuai kebutuhan sektor industri.
Novi menyampaikan bahwa melalui pendampingan langsung dari pelaku usaha, peserta pelatihan akan meningkatkan keterampilan teknis dan memahami pengelolaan usaha serta proses kerja di lapangan. Pengalaman praktik tersebut diharapkan menjadi bekal bagi peserta untuk memasuki dunia kerja atau membangun usaha secara mandiri setelah menyelesaikan pelatihan. Semakin luas kemitraan yang terbangun, semakin besar kesempatan bagi alumni pelatihan untuk memperoleh pengalaman kerja, meningkatkan kompetensi, memperluas jejaring, serta mendapatkan kesempatan untuk bekerja atau membuka usaha sendiri.