Diskoperindag Lakukan Pengawasan Insidental LPG Selama Ramadan
Ruang Press - TANJUNG REDEB – Selama bulan Ramadan ini, Diskoperindag akan tetap melakukan pengawasan khususnya untuk stok dan harga LPG bersubsidi atau gas melon. Namun, pengawasan kali ini bersifat Insidental (tak terjadwal) dan langsung dilakukan penindakan.
“Kita tetap jalankan fungsi pengawasan itu namun secara mendadak. Tak ada jadwal khusus atau bisa dilakukan kapan saja. Ini melibatkan beberapa tim teknis termasuk penegak Perda yakni Satpol PP dan penegak hukum atau kepolisian,” ujar Kabid Bina Usaha dan Perdagangan Diskoperindag Berau, Hotlan Silalahi ditemui beberapa waktu lalu.
Jika mengikuti jadwal pengawasan reguler ke lapangan, maka sidak akan dilakukan secara berkala dua minggu sekali. Namun itu tergantung dari kesiapan tim teknis sendiri.
“Nanti dilihat jadwal kepadatan kegiatan masing-masing tim teknisnya. Apalagi pengawasan ini sudah mengarah ke penindakan,” tambahnya.
Hotlan menyebut jika tim di lapangan nantinya akan langsung memproses jika ditemui adanya dugaan pelanggaran aturan, mulai dari Harga Eceran Tertinggi (HET) hingga adanya upaya penimbunan LPG bersubsidi. Hal ini lantaran Diskoperindag sendiri sudah intens melakukan sosialisasi.
“Saya sudah minta kepada tim untuk langsung diproses saja. Karena sudah berkali-kali kita berikan imbauan. Kita kasih efek jera buat mereka yang tidak patuh aturan. Apalagi kalau sudah melanggar Perda maupun Undang-Undang,” tegas Hotlan.
Dirinya mencontohkan saat melakukan sidak BBM beberapa waktu lalu, tim menemukan adanya aksi penimbunan Solar yang merugikan masyarakat. Tindakan tegas pun diambil dengan melakukan proses hukum.
Seperti halnya BBM, untuk gas melon sendiri akan menyasar empat kecamatan terdekat. Namun fokus utama adalah di ibukota Kabupaten yakni Kecamatan Tanjung Redeb, yang menjadi pengguna gas melon terbanyak se-Kabupaten Berau. (Ard)




