Coca Cola Menanggapi Tindakan Cristiano Ronaldo di Euro 2020
Coca Cola memberikan tanggapan terkait tindakan Cristiano Ronaldo saat konferensi pers menjelang pertandingan Euro 2020 antara Portugal dan Hungaria. Dalam pernyataan yang dikeluarkan, perusahaan minuman asal Amerika Serikat ini menyatakan bahwa setiap individu berhak memilih minuman sesuai dengan selera dan preferensi mereka.
Insiden tersebut terjadi pada Senin, 14 Juni 2021, ketika Ronaldo terlihat menyingkirkan dua botol Coca Cola yang berada di meja konferensi pers. Setelah menggeser botol-botol tersebut, pemain bintang itu menggantinya dengan sebotol air mineral dan menyatakan, "Air," sambil menunjukkan pilihan minumannya. Tindakannya yang menolak merek minuman tersebut memicu perhatian publik dan menyebabkan penurunan nilai saham Coca Cola.
Setelah pernyataan Ronaldo, saham Coca Cola mengalami penurunan sebesar 1,6%, dari harga US$ 56,1 menjadi US$ 55,22. Selain itu, nilai pasar perusahaan tersebut juga mengalami kerugian sebesar US$ 4 miliar dalam waktu singkat.
Menanggapi kontroversi ini, juru bicara Euro 2020 menjelaskan bahwa para pemain di konferensi pers ditawarkan air, serta produk Coca Cola dan Coca Cola Zero Sugar.
Insiden serupa juga terjadi dengan gelandang Prancis, Paul Pogba, yang memindahkan botol Heineken dari meja pers, menegaskan penolakannya terhadap minuman beralkohol. Selain itu, pemain Italia Manuel Locatelli juga melakukan tindakan serupa dengan memindahkan botol Coca Cola dan menggantinya dengan air mineral. Aksi serupa oleh Ronaldo dan Pogba kemudian dijuluki sebagai "bottlegate" oleh media.
Dengan pengaruh besar yang dimiliki Ronaldo sebagai salah satu atlet terpopuler di dunia, setiap tindakannya selalu menarik perhatian dan dapat berdampak signifikan, baik bagi merek maupun pasar.




