Beijing Targetkan 200.000 Petaflop untuk Dukung Pertumbuhan AI hingga 2027
Sumber Foto: ANTARA News
Teknologi

Beijing Targetkan 200.000 Petaflop untuk Dukung Pertumbuhan AI hingga 2027

waktu baca 2 menit

Beijing (ANTARA) - Beijing berencana mengakumulasi total kapasitas komputasi sekitar 200.000 petaflop pada 2027, sebagai bagian dari upaya kota tersebut untuk mendukung perkembangan pesat kecerdasan buatan (AI) dan industri digital lainnya.

Dalam sebuah konferensi pers yang diadakan oleh Biro Ekonomi dan Teknologi Informasi Kota Beijing pada Kamis (22/1), Wakil Direktur Divisi Industri Digital Zhang Jinrui mengumumkan bahwa Beijing akan membangun sebuah sistem pasokan komputasi lintas daerah, mengembangkan klaster komputasi skala besar di Provinsi Hebei dan Kota Tianjin yang berdekatan, yang keduanya berada di China utara.

Pembangunan sistem pasokan komputasi lintas daerah itu akan dilakukan melalui kemitraan dengan operator telekomunikasi dan perusahaan internet, serta memperluas koridor pasokan di Daerah Otonom Mongolia Dalam di China utara, dan di Daerah Otonom Etnis Hui Ningxia dan Provinsi Qinghai, yang keduanya berada di China barat laut, untuk mengumpulkan sumber daya berkualitas tinggi bagi pelatihan model AI dasar.

Satu PFLOP, atau petaflop, setara dengan 1 kuadriliun operasi titik mengambang (floating-point) per detik.

Zhang mengatakan bahwa Beijing pada 2026 juga akan mendorong transformasi hijau untuk 40 pusat data yang sudah ada.

Sejak 2023, Beijing telah mengalokasikan lebih dari 700 juta yuan (1 yuan = Rp2.417) dalam bentuk subsidi komputasi, mengurangi biaya komputasi untuk hampir 100 perusahaan hingga lebih dari 15 persen dan meningkatkan pemanfaatan komputasi secara keseluruhan menjadi lebih dari 85 persen, ujar Zhang.

Pewarta: Xinhua

Editor: Yuni Arisandy Sinaga

Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.