Aceh Besar Jadi Lokasi Utama Program Pangan Aman 2026
:
Oleh MC PROV ACEH, Kamis, 5 Maret 2026 | 11:41 WIB - Redaktur: Juli - 145
Jantho, InfoPublik - Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan di Banda Aceh (BBPOM Aceh) menggelar Advokasi Lintas Sektor Program Desa, Pasar, Sekolah, dan Kabupaten/Kota Pangan Aman Tahun 2026 di Kantor Bupati Aceh Besar, Rabu (4/3/2026).
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala BBPOM Aceh, Riyanto, dan dihadiri sebanyak 48 peserta dari unsur pemerintah daerah, lintas sektor, pemerintah desa, pengelola pasar, serta satuan pendidikan.
Acara secara resmi dibuka oleh Asisten I Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Besar, Farhan AP, serta ditutup oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Aceh Besar, Bahrul Jamil.
Dalam paparannya, Kepala BBPOM Aceh, Riyanto, menegaskan bahwa Program Intervensi Keamanan Pangan merupakan bagian dari Program Prioritas Nasional yang telah diinisiasi sejak 2014 dan terus diperkuat untuk mendukung percepatan penurunan stunting sebagaimana amanat Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021.
“Pada tahun 2026, Kabupaten Aceh Besar menjadi lokus intervensi Program Pangan Aman yang dilaksanakan oleh BBPOM di Banda Aceh. Melalui Gerakan Masyarakat Hidup Sehat Sadar Pangan Aman (Germas SAPA), kami mendorong pemberdayaan komunitas desa, pasar, dan sekolah agar mampu berpartisipasi dan mandiri dalam pembinaan serta pengawasan keamanan pangan di lingkungannya masing-masing,” ujar Riyanto.
Ia menekankan bahwa keberhasilan program ini sangat bergantung pada sinergi pemerintah pusat dan daerah. Intervensi keamanan pangan harus dilakukan secara komprehensif dari sisi supply maupun demand, sehingga masyarakat memperoleh perlindungan maksimal sekaligus peningkatan kesadaran dalam memilih dan mengelola pangan yang aman.
Sementara itu, Asisten I Sekda Kabupaten Aceh Besar, Farhan AP, dalam sambutannya saat membuka kegiatan menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Aceh Besar sebagai lokus program tahun 2026.
“Kami menyambut baik pelaksanaan advokasi ini. Keamanan pangan bukan hanya tanggung jawab satu instansi, melainkan kerja bersama. Pemerintah Kabupaten Aceh Besar siap mendukung penguatan komitmen lintas sektor demi kesehatan masyarakat,” ujarnya.
Pada sesi penutupan, Sekda Kabupaten Aceh Besar, Bahrul Jamil, menegaskan pentingnya tindak lanjut konkret dari forum advokasi tersebut. Ia juga menyampaikan ucapan selamat kepada BBPOM Aceh atas capaian predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).
“Kami mengucapkan selamat atas raihan predikat WBBM yang diperoleh BBPOM Aceh. Ini menjadi bukti komitmen dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, profesional, dan melayani masyarakat. Kami berharap semangat ini terus menguat dan berdampak langsung pada kualitas perlindungan masyarakat,” ungkap Bahrul.
Kegiatan berlangsung interaktif dengan antusiasme tinggi dari para peserta yang aktif berdiskusi dan menyampaikan komitmen dukungan terhadap pelaksanaan Program Germas SAPA. Momentum ini menjadi langkah strategis memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam mewujudkan Aceh Besar sebagai Kabupaten Pangan Aman serta mendukung terwujudnya generasi sehat menuju Indonesia Emas 2045.
Anda dapat menyiarkan ulang, menulis ulang, dan atau menyalin konten ini dengan mencantumkan sumber infopublik.id




