Strategi Politik Meja Makan Joko Widodo Jelang Pilpres 2024
Sumber Foto: Tempo.co
Meja Pers

Strategi Politik Meja Makan Joko Widodo Jelang Pilpres 2024

Presiden Joko Widodo, yang akrab disapa Jokowi, dikenal memiliki pendekatan unik dalam berkomunikasi politik, yaitu melalui acara makan bersama. Gaya ini telah menjadi ciri khasnya sejak menjabat sebagai Wali Kota Solo hingga saat ini sebagai Presiden Republik Indonesia. Penggunaan meja makan sebagai sarana komunikasi politik dianggap efektif dalam menjalin hubungan dan meraih simpati publik.

Menjelang Pemilihan Presiden 2024, Jokowi kembali menerapkan strategi ini dengan mengundang tiga bakal calon presiden (capres) untuk makan siang bersama di Istana. Pada penghujung Oktober 2023, ia menjamu Anies Baswedan, Ganjar Pranowo, dan Prabowo Subianto. Dalam acara tersebut, Jokowi menyampaikan pesan penting mengenai perlunya menjaga kerukunan meskipun terdapat perbedaan pandangan politik di antara mereka.

“Jangan sampai yang di atas sudah makan-makan bersama, yang di bawah masih ribut-ribut,” ungkap Jokowi dalam acara Rakornas Penyelenggara Pemilu di Jakarta pada 8 November 2023. Pesan ini menunjukkan harapannya agar para calon pemimpin dapat bersaing secara sehat dan harmonis.

Selain itu, Jokowi juga terlihat makan malam bersama Prabowo Subianto pada 5 Januari 2024 di Rumah Makan Seribu Rasa di Menteng, Jakarta. Pertemuan ini diakui oleh Koordinator Staf Khusus Presiden, Ari Dwipayana, yang menegaskan bahwa pertemuan tersebut berlangsung santai dan penuh keakraban.

“Presiden rileks sejenak mencoba masakan nusantara,” kata Ari. Meskipun tidak ada rincian tentang isi percakapan mereka, pertemuan ini menunjukkan kedekatan Jokowi dan Prabowo sebagai calon presiden.

Lebih lanjut, pada 29 Januari 2024, keduanya kembali terlihat bersama saat mengunjungi Akademi Militer di Magelang. Setelah kunjungan, mereka berbagi makan siang dengan menu yang sama. Ketika ditanya mengenai isi obrolan mereka, Jokowi hanya menyebutkan topik ringan seperti bakso dan kelapa muda, sementara Prabowo mengakui bahwa Jokowi memiliki pengetahuan tentang tempat makan yang enak.

Dengan pendekatan politik yang mengedepankan kebersamaan ini, Jokowi berusaha meredakan isu ketidaknetralan dirinya menjelang pemilu, sambil tetap menjaga hubungan baik dengan para capres yang bersaing.