Serangan Drone Ukraina Ganggu Pasokan Pipa Minyak Druzhba di Rusia
Sumber Foto: minanews.net
Internasional

Serangan Drone Ukraina Ganggu Pasokan Pipa Minyak Druzhba di Rusia

Moskow, MINA– Militer Ukraina disebut melakukan serangan dengan menggunakan drone taktis terhadap salah satu fasilitas penting dari jaringan pipa minyak Druzhba di wilayah barat Rusia.

Insiden ini menyebabkan gangguan sementara pada pasokan minyak yang mengalir menuju konsumen domestik dan pasar ekspor di Eropa Timur, menambah ketegangan konflik yang telah memasuki fase baru. Anadolu melaporkan, Rabu (25/2).

Menurut pernyataan pejabat setempat yang dikutip oleh media Rusia, serangan itu terjadi pada semalam sebelumnya dan berhasil menimbulkan kerusakan pada infrastruktur permukaan yang menyokong aliran minyak.

Belum ada laporan resmi mengenai jumlah korban jiwa atau luka dalam serangan tersebut, namun aktivitas operasional di stasiun pompa minyak dilaporkan terhambat.

Baca Juga: Inggris, Prancis, dan Negara NATO Lain Tolak Gabung Blokade di Perairan Arab

Kremlin mengecam tindakan tersebut sebagai “serangan teroris terhadap infrastruktur sipil”, menuduh Kyiv mencoba memanfaatkan alat tempur jarak jauh untuk melemahkan perekonomian Rusia.

Juru bicara presiden Rusia menegaskan akan merespons setiap upaya yang dianggap mengancam keamanan energi nasional dengan langkah yang tegas, tanpa merinci bentuk reaksinya.

Sementara itu, Kementerian Pertahanan Ukraina belum memberikan konfirmasi langsung terkait serangan di fasilitas pipa Druzhba, tetapi dalam beberapa pekan terakhir Kiev secara terbuka menyatakan bertekad untuk menargetkan “infrastruktur strategis” Rusia sebagai bagian dari kampanye tekanan terhadap logistik militer dan ekonomi musuh. Hal ini termasuk sasaran yang berkaitan dengan energi, transportasi, dan suplai bahan bakar.

Serangan pada jaringan pipa minyak terbesar di dunia ini memicu reaksi di pasar energi global, di mana harga minyak mentah mengalami fluktuasi akibat kekhawatiran akan gangguan pasokan.

Beberapa analis energi internasional memperingatkan bahwa eskalasi serangan semacam ini dikhawatirkan akan memperpanjang gejolak harga minyak jika infrastruktur utama terus menjadi target konflik yang berkepanjangan.

Pipa minyak Druzhba merupakan bagian dari sistem pipa besar yang dibangun era Soviet dan masih menjadi urat nadi pengaliran minyak Rusia ke negara-negara Eropa Timur seperti Belarus, Ukraina, dan sejumlah negara UE.

Selama konflik Rusia–Ukraina sejak 2022, infrastruktur energi Rusia semakin menjadi target strategis, baik oleh pasukan Kyiv maupun oleh sanksi Barat.

Interruptions atau gangguan aliran minyak melalui Druzhba berdampak tidak hanya pada industri energi Rusia, tetapi juga pada ketahanan pasokan minyak bagi konsumen regional yang bergantung padanya, memperlihatkan betapa rentannya infrastruktur energi di tengah konflik modern. []