Rehabilitasi Sarana Pembelajaran di SMAN 3 Manyak Payed Selesai Pasca Banjir
Sumber Foto: InfoPublik
Meja Pers

Rehabilitasi Sarana Pembelajaran di SMAN 3 Manyak Payed Selesai Pasca Banjir

Rehabilitasi Sarana Pembelajaran Menggunakan Dana BOSP 2026

SMA Negeri 3 Manyak Payed di Kabupaten Aceh Tamiang telah berhasil menyelesaikan rehabilitasi sarana pembelajaran pascabanjir. Proses ini dilakukan dengan menggunakan Dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) Tahun 2026, setelah mendapatkan persetujuan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

Proses Rehabilitasi yang Efisien

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin, menyampaikan bahwa rehabilitasi mobiler di sekolah tersebut telah rampung sepenuhnya. Sebanyak 90 set meja dan kursi siswa yang rusak akibat banjir kini kembali dalam kondisi layak digunakan. Proses rehabilitasi mencakup perbaikan dan perakitan ulang, termasuk penggantian bagian yang rusak, pembongkaran, pencucian, dan instalasi kembali.

Penggunaan Dana BOSP untuk Pemulihan Pendidikan

Rehabilitasi ini dibiayai melalui Dana BOSP Reguler Tahun 2026, sebagaimana diatur dalam Permendikdasmen Nomor 8 Tahun 2025. Mekanisme ini memberikan fleksibilitas bagi satuan pendidikan yang terdampak bencana untuk menggunakan dana tersebut melebihi batas normal, dengan syarat melengkapi laporan kerusakan dan hasil pemeriksaan dari Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) daerah.

Panggilan untuk Sekolah Lain yang Terdampak

Murthalamuddin juga mengajak sekolah-sekolah lain yang mengalami dampak serupa untuk segera menyelesaikan rehabilitasi sarana pembelajaran mereka. Ia menekankan pentingnya pemulihan sektor pendidikan sebagai prioritas agar proses belajar mengajar dapat berlangsung dalam kondisi yang aman dan layak.

Koordinasi Lintas Sektor untuk Pemulihan Berkelanjutan

Terakhir, Murthalamuddin menegaskan bahwa proses pemulihan pendidikan pascabencana akan terus dipantau melalui koordinasi lintas sektor. Hal ini bertujuan agar penggunaan anggaran dapat tepat sasaran dan akuntabel, memberikan jaminan bahwa anak-anak dapat kembali belajar dengan baik meskipun dalam situasi pascabencana.