Peningkatan Layanan Kesehatan Melalui Advokasi Posyandu di Belitung Timur
Hukum

Peningkatan Layanan Kesehatan Melalui Advokasi Posyandu di Belitung Timur

KBRN, Belitung Timur: Pemerintah Kabupaten Belitung Timur menggelar kegiatan advokasi dan koordinasi Tim Pembina Posyandu di Auditorium Zahari MZ, Kamis (4/12/2025). Hal itu upaya memperkuat layanan kesehatan masyarakat melalui Posyandu berbasis Transformasi Layanan Primer.

Wakil Bupati Belitung Timur Khairil Anwar menyampaikan pentingnya forum ini sebagai wadah berbagi pengalaman, menyusun strategi evaluasi, dan memperkuat sinergi dalam mendukung peningkatan kualitas layanan Posyandu.

Disampaikannya, transformasi Posyandu menjadi New Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) sesuai Permendagri Nomor 13 Tahun 2024 merupakan langkah besar sekaligus strategis bagi Kabupaten Belitung Timur dalam meningkatkan kualitas pelayanan dasar kepada masyarakat.

"Saat ini, Posyandu tidak lagi hanya berfokus pada pelayanan kesehatan ibu dan anak, tetapi telah berkembang menjadi pusat layanan masyarakat yang lebih komprehensif," ujarnya.

Menurutnya, koordinasi lintas sektor harus diperkuat. Keberhasilan New Posyandu 6 SPM tidak akan tercapai jika masing-masing OPD berjalan sendiri. Pendidikan, kesehatan, sosial, pekerjaan umum, perumahan, hingga trantibumlinmas harus bekerja saling melengkapi dan saling mendukung.

"Masyarakat kita harus dapat datang ke Posyandu untuk memperoleh informasi, bantuan, pendampingan, dan layanan dari berbagai sektor," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Belitung Timur Dianita Fitriani menyampaikan bahwa peran Posyandu saat ini tidak hanya terbatas pada kegiatan rutin kesehatan, tetapi juga sebagai jembatan utama antara fasilitas layanan kesehatan dengan warga. Serta mitra penting dalam upaya pencegahan penyakit dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.

"Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam meningkatkan peran strategis Posyandu sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan dasar di tengah masyarakat. Sekaligus mendorong kolaborasi yang lebih kuat antar lembaga dan pihak terkait," katanya.

You can share this post!