Ruang Press - KAB. SEMARANG, LINGKAR TV – Kecelakaan beruntun kembali mengguncang jalur tengkorak turunan traffic light Exit Tol Bawen, Kabupaten Semarang, Selasa (3/3) malam.
Sebuah truk boks bermuatan paket diduga mengalami gagal fungsi rem hingga menyeruduk delapan sepeda motor dan satu unit mobil pribadi yang tengah berhenti menunggu lampu merah.
Akibat peristiwa tragis pada pukul 18.30 WIB ini, delapan orang dilaporkan mengalami luka-luka dan harus dilarikan ke rumah sakit terdekat.
Kronologi Gagal Fungsi Rem di Jalur Semarang-Solo
Peristiwa mengerikan ini melibatkan truk boks bernomor polisi F 9726 FG yang tengah dalam perjalanan dari Jakarta menuju Kediri.
Sopir truk, Indra Warsito (35), warga Sukabumi, Jawa Barat, mengaku sempat berhenti di wilayah Weleri, Kabupaten Kendal, untuk mendinginkan mesin sekaligus berbuka puasa sebelum melanjutkan perjalanan.
Namun, saat memasuki turunan tajam di ruas Jalan Semarang-Solo menuju traffic light Exit Tol Bawen, sistem pengereman truk tiba-tiba tidak berfungsi optimal.
“Saya itu sudah mengerem. Sebelum menabrak itu rem masih berfungsi, masih bisa mengerem. Lalu pengereman yang kedua itu baru ternyata tidak bisa. Truk yang saya bawa mengalami gagal fungsi rem,” ujar Indra di lokasi kejadian, Selasa (3/3) malam.
Detik-Detik Truk Hantam Antrean Kendaraan di Traffic Light Exit Tol Bawen
Indra menjelaskan bahwa kondisi lalu lintas saat itu sedang berhenti karena lampu pengatur jalan berwarna merah. Upaya “rem kocok” yang dilakukannya tidak membuahkan hasil hingga tabrakan di kawasan Exit Tol Bawen itu tak terelakkan.
“Awalnya saya menabrak satu motor, tapi di depannya itu ternyata ada banyak motor. Karena lampu merah, saya sudah sempat mengerem dan bisa. Tapi rem kedua tidak bisa, langsung menabrak satu motor yang ternyata di depannya banyak motor karena pas lampu menyala merah,” bebernya.
Selain delapan sepeda motor, truk tersebut juga menghantam satu unit mobil Mitsubishi Xpander yang berada dalam antrean traffic light Exit Tol Bawen tersebut.
8 Orang Luka-Luka Dilarikan ke RS At-Tin
Pihak kepolisian segera tiba di lokasi untuk melakukan evakuasi dan olah tempat kejadian perkara (TKP). Kanit Gakkum Satlantas Polres Semarang, Ipda Handriani, mengonfirmasi bahwa kecelakaan terjadi tepat pada pukul 18.30 WIB.
“Laka lantas itu melibatkan satu kendaraan truk boks muatan paket dan menabrak delapan motor serta satu mobil bermerek Xpander,” terang Ipda Handriani.
Berdasarkan data sementara, terdapat delapan korban yang mayoritas adalah pengendara sepeda motor. Para korban saat ini tengah mendapatkan perawatan medis intensif.
“Korban jumlahnya ada delapan orang, mereka semuanya mengalami luka ringan. Rata-rata korban dari pengendara sepeda motor dengan luka paling parah yaitu patah tulang kaki hingga luka-luka. Untuk korban yang ada di mobil, Alhamdulillah aman, tidak mengalami luka apa pun,” jelasnya.
Hingga berita ini diturunkan, Satlantas Polres Semarang masih melakukan pemeriksaan terhadap sopir truk dan pendampingan kepada para korban di Rumah Sakit At-Tin, Bawen. (Hesty Imaniar –