Ruang Press - PALEMBANG – Langkah kaki perempuan muda itu tampak mantap saat melangkah di tanah kelahirannya, Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan.
Sosok bernama lengkap Desvita Rahayu atau yang akrab disapa dengan Desvita itu, kini sedang menapaki jalan pengabdian baru di usianya yang menginjak 23 tahun.
Anak sulung dari tiga bersaudara ini baru saja menyelesaikan studi sarjana di bidang Hukum dari Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang.
Tidak ingin cepat berpuas diri dengan gelar akademisnya, ia langsung melanjutkan pendidikan pada Program Profesional Komputer setara Diploma Satu untuk memperkuat keahlian teknologi informasi.
Dunia Kreatif dan Jejak Organisasi
Di balik ketertarikannya pada bidang hukum dan teknologi, perempuan berbakat ini juga dikenal luas sebagai kreator konten, model, dan pembuat pengaruh digital.
Kemudian tidak hanya itu dia telah banyak membangun kolaborasi kreatif dengan berbagai merek dagang, baik di tingkat lokal maupun nasional.
Kemampuannya dalam mengelola komunikasi publik dan berorganisasi tercatat saat ia dipercaya mengemban amanah sebagai Bendahara Himpunan Mahasiswa semasa kuliah.
Puncak pencapaiannya di dunia pageant muslimah diraih ketika ia dinobatkan sebagai Juara Harapan Putri Hijabfluencer Sumatera Selatan tahun 2026.
Melalui prestasi membanggakan tersebut, kini dirinya dipercaya memegang tongkat kepemimpinan sebagai Ketua Umum Putri Hijab Sumatera Selatan Angkatan 2026.
Masyarakat dapat melihat seluruh aktivitas harian dan pemikiran positifnya melalui akun media sosial resmi miliknya di Instagram @desvita.rhfsh
Perjalanan Mimpi Sejak Kecil
Ketertarikannya pada dunia kreatif telah tumbuh sejak kecil. Ia kerap mengikuti berbagai ajang pencarian bakat, seleksi casting artis cilik, serta lomba menyanyi sebagai pengalaman awal yang membentuk kepercayaan diri dan kemampuan tampil di depan publik.
Memasuki jenjang SMP dan SMA, langkahnya sempat terhenti karena memilih berada di zona nyaman dan kurang berani mengambil kesempatan baru.
Namun pengalaman tersebut menjadi pelajaran berharga yang mendorongnya bangkit saat memasuki dunia perkuliahan.
Sejak itu, Desvita mulai aktif berorganisasi, mengembangkan diri sebagai konten kreator, hingga mengikuti berbagai kompetisi yang mengantarkannya meraih sejumlah pencapaian.
Pengalaman tersebut kini menjadi alasan baginya untuk mengajak perempuan dan generasi muda berani keluar dari zona nyaman serta terus mengembangkan potensi yang dimiliki.
Menggugah Kepercayaan Diri Perempuan
Melalui jabatan barunya tersebut, ia membawa sebuah gerakan advokasi yang berfokus penuh pada pemberdayaan kaum perempuan dan pengembangan potensi generasi muda.
"Di sini saya bertekad mengajak seluruh perempuan dan anak muda untuk membangun rasa percaya diri yang kuat," ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima, pada Rabu (8/7/2026).
Menurut pandangannya, bahwa generasi muda itu harus berani mengembangkan kemampuan diri sendiri serta tidak memiliki rasa takut untuk mencoba hal-hal baru.
Lebih lanjut gerakan yang dijalankan bersama timnya meliputi edukasi digital lewat media sosial, aksi sosial kemasyarakatan, serta pelatihan keterampilan non-teknis.
"Kami juga mengadakan program penataan citra diri, pelatihan berbicara di depan umum, dan mendorong pemuda untuk aktif berorganisasi," katanya dengan nada penuh semangat sembari tersenyum manis.
Secara khusus dia menegaskan perihal pentingnya memanfaatkan media digital sebagai sarana untuk membagikan inspirasi serta hal-hal yang bersifat positif.
Navigasi Digital dan Tantangan Arus Informasi
Perkembangan teknologi informasi saat ini dipandang sebagai sebuah peluang sekaligus ruang yang sangat luas untuk belajar dan berkarya.
"Menurut saya peluang terbesar saat ini adalah perkembangan media digital yang memberikan ruang bagi siapa saja untuk belajar, berkarya, dan menyebarkan informasi positif kepada masyarakat," tutur Desvita.
Baginya, jika media sosial dimanfaatkan dengan cara yang tepat, maka platform tersebut dapat bertransformasi menjadi sarana edukasi sekaligus inspirasi yang kuat.
Namun, ia tidak menampik adanya hambatan besar yang membentang di era digital yang serba cepat ini. Ia menyatakan bahwa tantangan terberat saat ini adalah menjaga konsistensi di tengah derasnya arus informasi dan tren yang terus berubah.
"Oleh karena itu diperlukan adanya komitmen yang kuat, integritas, serta semangat belajar yang tidak pernah padam agar tetap bisa memberi pengaruh positif," ungkapnya tegas.
Harapan dan Ajakan Keluar dari Zona Nyaman
Ke depan, Desvita menaruh harapan besar agar gerakan advokasi yang diinisiasinya tersebut dapat menjangkau lapisan masyarakat yang lebih luas lagi.
"Saya menginginkan agar semakin banyak perempuan dan generasi muda yang berani keluar dari zona nyaman mereka masing-masing," tuturnya menjabarkan.
Desvita yakin dan percaya bahwa setiap langkah kecil yang berani diambil hari ini dapat menjadi awal dari lahirnya prestasi dan perubahan yang lebih besar di masa depan.
"Melalui pemikiran tersebut saya mengajak seluruh anak muda untuk terus mengasah potensi unik yang dimiliki agar menjadi sesuatu yang bermanfaat," imbuhnya dengan penuh optimisme.
Lalu Desvita juga berpesan agar media sosial tidak hanya dijadikan tempat hiburan, melainkan wadah utama untuk menyebarkan virus kebaikan.
Sinergi Doa dan Dukungan Keluarga
Semua capaian dan konsistensi gerakan yang dibangun perempuan asal Palembang selama ini tentu tidak lepas dari peran lingkungan terdekatnya.
"Saya sangat bersyukur karena selalu mendapatkan dukungan penuh dan perhatian dari kedua orang tua yang menjadi sumber kekuatan terbesar," tambah dia.
Dukungan moral yang mengalir dari teman-teman sebaya dan rekan-rekan organisasi juga diakuinya menjadi pilar penting dalam setiap proses. Karena sebuah pencapaian bukanlah murni hasil dari kerja keras individu semata.
Dia menutup perbincangan dengan menegaskan bahwa setiap prestasi merupakan buah manis dari doa, dukungan, dan kepercayaan yang diberikan oleh banyak orang.