Ruang Press - JawaPos.com - Kondisi tubuh yang berubah saat puasa, yang membuat seseorang lebih mudah merasa lelah, lesu, dan kurang bertenaga, seringkali menjadi sebab menurunnya tingkat produktivitas.
Sementara itu, tuntutan harian seperti pekerjaan, belajar, atau beraktivitas fisik tetaplah harus dijalani.
Akibatnya jika tidak dikelola dengan baik,kewajiban tidak akan terselesaikan, rasa lelah tetap ada, dan pada akhirnya memicu stres karena pekerjaan tidak tertangani.
Oleh karena itu penting untuk mengetahui cara supaya produktivitas tetap terjaga, selama bulan ramadhan. Supaya kesimbangan spiritual dan aktivitas harian tetap bisa berjalan keduanya.
Merangkum informasi dari laman /baznas.go.id dan organisasisetda.bulelengkab.go.id berikut tujuh tips menjaga produktivitas selama ramadhan, agar anda tidak mengalami kelelahan berlebih dan tetap bisa beribadah secara optimal sepanjang bulan puasa ini.
Berniat produktif dan susun jadwal dengan rapi
Semua tergantung niatnya, saat anda melakukan aktivitas di bulan ramadhan dengan niat mendekatkan diri pada Allah dan meningkatkan kualitas diri, maka pekerjaan akan terasa lebih terarah.
Memiliki target yang jelas, membantu anda bekerja lebih efisien dan membagi waktu antara beribadah dengan lebih tersusun.
Target yang jelas dapat melatih kedisiplinan, dalam mengatur sebaik mungkin, memaksimalkan istirahat, dan menjalankan aktivitas bekerja, belajar, dan beribadah, juga membantu keluarga dengan lebih ringan karena niat yang jelas.
Dahulukan pekerjaan yang bersifat penting dan mendesak di pagi hari untuk menghemat energi sekaligus efisiensi waktu kerja. Pagi hari menjadi waktu ketika kondisi tubuh masih optimal sehingga pekerjaan bisa terselesaikan dengan lebih mudah.