Ruang Press - Kuasa hukum aktivis KontraS Andrie Yunus, Airlangga Julio, dalam konferensi pers di Komnas HAM, Jakarta, Selasa (31/3/2026). (Antara/Lingkar.news)
800
VIEWS
Whatsapp Facebook Twitter
JAKARTA, Lingkar.ne ws – Tim Advokasi untuk Demokrasi (TAUD) mengungkap indikasi keterlibatan banyak pihak dalam kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus, berdasarkan hasil investigasi awal yang masih terus dikembangkan.
Kuasa hukum Andrie Yunus, Airlangga Julio, mengatakan tim telah mengidentifikasi sedikitnya 16 orang yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa tersebut.
“Setidaknya dalam kasus Andrie Yunus itu ada 16 orang pelaku yang sudah berhasil kami identifikasi,” ujarnya dalam konferensi pers di Komnas HAM, Jakarta, Selasa (31/3/2026).
Baca juga: Polda Metro Jaya Limpahkan Kasus Penyiraman Andrie Yunus ke TNI
Dugaan Jaringan Lebih Luas dan Struktur Komando
Airlangga menjelaskan, identifikasi tersebut tidak hanya mencakup jumlah pelaku, tetapi juga peran masing-masing pada saat kejadian berlangsung.
“Ini belum termasuk di luar daripada 16 orang itu, misalnya tidak tertangkap oleh pantauan kami, belum termasuk pertanggungjawaban komando,” katanya.
Menurut Airlangga, temuan tersebut mengindikasikan kemungkinan adanya jaringan yang lebih luas, termasuk pihak-pihak yang berperan di luar pelaku lapangan.
“Belum termasuk adanya pihak-pihak yang mungkin menyediakan air keras, fasilitas, dan lain sebagainya,” tambahnya.
Indikasi Keterlibatan Unsur Sipil
Airlangga juga mengungkap bahwa dari hasil identifikasi sementara terdapat indikasi keterlibatan unsur sipil, yang dinilai memperkuat pentingnya penanganan kasus melalui peradilan umum.
“Dari 16 orang itu setidaknya ada keterlibatan sipil di dalamnya,” ujarnya.
Baca juga: Pakar Hukum: Pelaku Penyiraman Andrie Yunus Harus Diadili di Peradilan Umum
TAUD Dorong Gelar Perkara Khusus
Tim advokasi telah menyampaikan perkembangan investigasi tersebut kepada aparat penegak hukum dan meminta ruang gelar perkara khusus untuk memaparkan bukti tambahan.
Langkah ini diharapkan dapat memperkuat proses penyidikan yang tengah dilakukan aparat, sekaligus membantu mengungkap seluruh rangkaian peristiwa secara utuh.
TAUD menilai pengungkapan menyeluruh terhadap seluruh pelaku, termasuk kemungkinan adanya struktur komando, menjadi kunci dalam memastikan proses hukum berjalan transparan dan memberikan keadilan bagi korban.
Jurnalis: Ant
Editor: Basuki
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari LINGKAR.NEWS
Tags: aktivis KontraS Andrie Yunus penyiraman air keras TAUD
Previous Post
Pemerintah Tegaskan Harga BBM Subsidi dan Non-Subsidi Tidak Naik
Next Post
Jakarta Festive Wonder Raup Transaksi Rp67,5 Triliun, Dorong Ekonomi Ibu Kota
Kategori Terkait
Warga Blora Gelar Aksi Jilid 2 Tanam Pohon Pisang di Jalan Rusak Randublatung–Cepu
by Basuki
5 Juni 2026
Warga Blora selatan kembali menggelar aksi jilid 2 menanam pohon pisang di jalan provinsi Randublatung–Cepu yang rusak, menuntut perbaikan jalan...
Read moreDetails
Mensesneg Beri Sinyal Tokoh Buruh Said Iqbal Gabung Kabinet Prabowo
4 Juni 2026
KPK: Pemerasan Imigrasi Berjalan Sistemis dari Pusat hingga Daerah
4 Juni 2026
Pleidoi Kasus Pembunuhan Mahasiswi Unram, Kuasa Hukum Radiet Soroti Ketidakcocokan DNA
4 Juni 2026
Prabowo Resmi Pecat Silmy Karim dari Jabatan Wamen Imipas
4 Juni 2026