Ruang Press - Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta mengadakan Pertemuan Meja Bundar Industri Pertahanan pada 26 Juni, yang dipimpin oleh David P. Jensen, Kepala Divisi Kerja Sama Keamanan di Komando Pasifik AS. Diskusi ini melibatkan 36 perwakilan dari perusahaan BUMN Indonesia dan perusahaan pertahanan terkemuka dari kedua negara.
Pertemuan ini bertujuan untuk memajukan modernisasi pertahanan Indonesia, meningkatkan kapasitas industri, dan membangun ketahanan rantai pasokan. Perwakilan dari perusahaan seperti PT Garuda Maintenance Facility AeroAsia Tbk, PT Pindad, PT PAL, Lockheed Martin, Boeing, dan Bell berpartisipasi dalam diskusi tersebut.
Diskusi berfokus pada langkah-langkah praktis untuk memperkuat kerja sama di sektor industri pertahanan, dengan penekanan pada kolaborasi yang mendukung pertahanan kedaulatan Indonesia dan keamanan regional. David P. Jensen menyatakan komitmen Amerika Serikat dalam memperluas kerja sama dengan Indonesia dan menciptakan peluang bagi industri serta pertumbuhan ekonomi.
Setelah pertemuan, David Jensen akan tetap berada di Jakarta hingga 2 Juli untuk mengikuti serangkaian kegiatan tingkat tinggi, termasuk pertemuan dengan Asisten Teritorial Panglima TNI untuk membahas isu-isu keamanan regional dan inisiatif pertahanan bilateral. Komitmen untuk melanjutkan dialog dan kolaborasi ini diharapkan dapat membantu kedua negara dalam menghadapi tantangan keamanan modern.