Ruang Press - Perempuan berperan penting dalam dunia jurnalistik sebagai penyampai informasi, meskipun sering dihadapkan pada berbagai tantangan di lapangan. Diskusi interaktif yang diadakan di RRI Labuan Bajo menyoroti kontribusi jurnalis perempuan seperti Epy Wahab, Vera Bahali, dan Tari Rahmaniar dalam profesi ini.
Diskusi yang berlangsung di RRI Labuan Bajo menghadirkan tiga jurnalis perempuan dari Manggarai Barat, yang berbagi pengalaman mengenai tantangan dan dinamika dalam profesi jurnalistik. Mereka menekankan bahwa menjadi jurnalis bukan hanya soal kecepatan informasi, melainkan juga tentang menyajikan fakta secara utuh dan menjaga kepercayaan publik.
Ketiga jurnalis perempuan tersebut mengungkapkan bahwa profesi ini meskipun penuh tantangan, dapat dijalani dengan baik melalui profesionalisme dan pemahaman etika. Epy Wahab menjelaskan tantangan yang dihadapi jurnalis perempuan, seperti bekerja di lapangan hingga malam hari dan menangani situasi yang sulit. Vera Bahali menambahkan bahwa kepekaan dan empati perempuan memberikan nilai tambah dalam peliputan, terutama saat berhadapan dengan kelompok rentan. Sementara itu, Tari Rahmaniar menyatakan bahwa perkembangan media digital membuka peluang lebih luas bagi perempuan untuk terlibat dalam jurnalistik.
Ketiga jurnalis sepakat bahwa meskipun tantangan ada, hal tersebut tidak menjadi halangan bagi perempuan untuk berkarir di dunia jurnalistik. Mereka berharap lebih banyak perempuan muda di Manggarai Barat berani memasuki profesi ini dan terus belajar untuk menjaga integritas serta menyuarakan kepentingan masyarakat.