Muhammad Naufal Junindra Raih Peringkat 86 Dunia Junior dalam Tenis Meja
Meja Pers

Muhammad Naufal Junindra Raih Peringkat 86 Dunia Junior dalam Tenis Meja

Atlet tenis meja Indonesia, Muhammad Naufal Junindra, berhasil meraih peringkat ke-86 dunia dalam kategori junior setelah menunjukkan performa yang mengesankan di sejumlah turnamen internasional. Pencapaian ini merupakan hasil dari kerja keras dan sistem kompetisi yang terstruktur yang diterapkan oleh federasi tenis meja Indonesia.

Naufal, yang kini berusia 17 tahun, berhasil mencapai babak 16 besar di ajang WTT Youth Smash Singapore 2026. Selain itu, ia juga melangkah ke semifinal dalam turnamen di Turki dan perempat final di Tunisia pada awal tahun ini. Hasil-hasil tersebut telah mendorong peringkatnya naik ke dalam 100 besar dunia.

Menurut Yon Mardiono, Sekretaris Jenderal Indonesia Pingpong League (IPL), pencapaian ini adalah bukti dari sistem kompetisi berjenjang yang telah dibangun. "Kami berkomitmen untuk mengembangkan atlet Indonesia melalui turnamen di berbagai tingkat, mulai dari tingkat zonal hingga ke kejuaraan dunia. Dengan cara ini, kami ingin memastikan bahwa atlet Indonesia memiliki peringkat dan poin yang kompetitif di tingkat dunia," jelasnya.

IPL, yang diakui oleh badan internasional tenis meja (ITTF), terus berupaya membangun fondasi yang kuat dalam pengembangan atlet-atlet muda seperti Naufal. Sebagai hasil dari upaya tersebut, Indonesia juga meraih medali perunggu di SEA Games 2026, yang menjadi pencapaian signifikan untuk atlet seusia Naufal.

Yon menambahkan bahwa upaya ini bertujuan untuk mengubah paradigma lama dalam seleksi atlet. Dengan adanya database yang transparan, setiap atlet dari berbagai klub memiliki kesempatan yang sama untuk berpartisipasi dan membela negara berdasarkan performa yang terukur.

Sementara itu, Naufal mengungkapkan rasa bahagianya atas pencapaiannya memasuki peringkat 100 besar dunia tingkat junior. Ia mencatat bahwa saat bertanding di WTT Youth Smash Singapore, ia berhasil mengalahkan lawan yang memiliki peringkat sembilan dunia. "Alhamdulillah bisa mencapai titik ini. Saya hanya fokus pada pertandingan dan berusaha menghadapi lawan tanpa memikirkan peringkat mereka," ungkap Naufal.

You can share this post!