Ruang Press - Babak kualifikasi nasional Kejuaraan Dunia MOS, yang diselenggarakan oleh Komite Pusat Persatuan Pemuda Komunis Ho Chi Minh bekerja sama dengan IIG Vietnam sejak tahun 2010, terbuka untuk siswa di seluruh negeri.
Kompetisi tahun ini tetap menyertakan konten terkait kecerdasan buatan (AI) dalam ujian. Integrasi AI tidak hanya bertujuan untuk mengikuti tren teknologi, tetapi juga untuk mengembangkan keterampilan digital yang komprehensif bagi para pelajar, seperti penggunaan alat digital yang mahir, pemikiran pemecahan masalah, dan kemampuan untuk menerapkan AI secara efektif dalam studi dan pekerjaan mereka.
Menurut penyelenggara, ini juga merupakan pendekatan praktis untuk membina sumber daya manusia muda dengan keterampilan digital dan kemampuan beradaptasi dengan tuntutan zaman yang baru.
Dalam pidato pembukaan, Bapak Nguyen Tuong Lam - Sekretaris Komite Pusat Persatuan Pemuda Komunis Ho Chi Minh, Presiden Persatuan Pemuda Vietnam - mengatakan bahwa negara ini memasuki tahap pembangunan baru dengan tuntutan yang semakin tinggi terhadap kualitas pertumbuhan, daya saing, dan kemampuan beradaptasi terhadap perubahan yang cepat dan kompleks di dunia.
Dalam konteks ini, ilmu pengetahuan, teknologi, inovasi, dan transformasi digital bukan hanya tren, tetapi telah menjadi kekuatan pendorong utama, fondasi inti, dan jalan yang tak terhindarkan bagi Vietnam untuk menerobos dan bangkit, sebagaimana ditegaskan dalam Resolusi Kongres Nasional Partai ke-14.
Bapak Lam menegaskan bahwa menyelenggarakan kompetisi seperti Kejuaraan Dunia MOS merupakan solusi praktis untuk meningkatkan keterampilan digital, merangsang pemikiran kreatif, dan mempersiapkan sumber daya manusia muda berkualitas tinggi bagi negara di era baru.
Keefektifan ini juga tercermin dalam prestasi internasional yang mengesankan dari tim nasional Vietnam. Hingga saat ini, Vietnam telah memenangkan 24 medali dunia dalam kompetisi tersebut, termasuk 5 kejuaraan dunia. Pada musim 2025 saja, Vietnam berhasil masuk dalam 5 tim terkuat di dunia.
Ibu Doan Nguyen Van Khanh - CEO IIG Vietnam - percaya bahwa Kejuaraan Dunia MOS bukan hanya kompetisi keterampilan digital, tetapi juga menciptakan lingkungan yang membantu siswa menguji kemampuan mereka dan mengembangkan pola pikir untuk menerapkan teknologi dalam studi dan pekerjaan mereka. Ini adalah faktor penting bagi kaum muda untuk secara bertahap beradaptasi dengan tuntutan lingkungan belajar dan bekerja modern.
Enam kontestan terbaik melaju ke final dunia.
Pada tahun 2026, kompetisi ini akan terus diadakan secara nasional dengan dua babak nasional: babak kualifikasi nasional dan babak final nasional.
Para peserta berkompetisi dalam enam kategori: Microsoft Word, Excel, PowerPoint (versi 2019, dan Aplikasi Microsoft 365), di tiga wilayah: Hanoi, Da Nang, dan Kota Ho Chi Minh.
Setelah babak nasional, 6 kontestan terbaik akan mewakili Vietnam di final dunia di Amerika Serikat, bersaing melawan kontestan dari hampir 100 negara dan wilayah.
World Office Computing Championship adalah kompetisi internasional yang diselenggarakan setiap tahun oleh Certiport Corporation (AS) untuk siswa berusia 13-22 tahun sejak tahun 2002.
Di Vietnam, setelah 16 tahun menerapkan kompetisi nasional dan mengirimkan tim ke final dunia, tim Vietnam telah memenangkan medali dunia selama 13 tahun berturut-turut.
Prestasi keseluruhan tim Vietnam di Final Dunia hingga saat ini meliputi: 5 medali emas, 4 medali perak, 14 medali perunggu, dan banyak peringkat 10 besar dunia.