Ruang Press - M. Hariri, seorang jurnalis asal Kabupaten Sumenep, dipercaya menjadi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi 2026 di Media Center Haji (MCH). Perjalanan ini membawa Hariri ke Tanah Suci bukan sebagai jemaah, melainkan sebagai pelayan ribuan tamu Allah dari Indonesia.
Perjalanan Hariri dimulai dengan tawaran tak terduga pada Desember 2025, saat ia masih bekerja sebagai wartawan di TV9 Nusantara. Meskipun tidak pernah membayangkan bisa menjadi petugas haji, ia mengambil langkah besar dengan mengikuti proses seleksi, didukung oleh keluarga.
Selama proses seleksi, Hariri menghadapi ujian berat ketika anak keduanya jatuh sakit dan harus dirawat di rumah sakit. Meskipun mengalami dilema antara tanggung jawab sebagai ayah dan kesempatan besar yang sedang diperjuangkan, ia tetap berangkat ke Jakarta untuk menyelesaikan tahapan seleksi. Usahanya membuahkan hasil, dan pada akhir Desember 2025, ia menerima kabar kelulusan sebagai calon petugas haji.
Setelah pelatihan di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Hariri resmi berangkat ke Arab Saudi pada 18 Mei 2026. Tugasnya meliputi peliputan dan penyebaran informasi mengenai penyelenggaraan ibadah haji, serta terlibat langsung dalam pelayanan jemaah, seperti membantu jemaah lansia dan mendorong kursi roda.
Pengabdiannya berlanjut saat ia dipercaya menjadi anggota Satgas Arafah, membantu menyiapkan fasilitas bagi ribuan jemaah Indonesia. Di tengah tugas tersebut, ia menerima kabar tentang kecelakaan yang dialami istrinya, yang membuatnya tidak dapat berada di sisi keluarga. Meskipun jauh, ia terus memantau perkembangan kondisi istrinya dan berdoa di Masjid Nabawi. Beruntung, kondisi istrinya berangsur pulih setelah mendapatkan perawatan medis. Hariri menganggap pengalaman ini sebagai perjalanan spiritual dan kemanusiaan yang mengubah cara pandangnya terhadap hidup, serta berharap kisahnya dapat menginspirasi jurnalis daerah dan generasi muda untuk bermimpi besar.