Kemenhub Siapkan Transportasi untuk PENAS XVII di Gorontalo
Jakarta, InfoPublik - Pemerintah Provinsi Gorontalo melakukan koordinasi lanjutan dengan jajarann Kementerian Perhubungan, untuk memastikan ketersediaan dukungan transportasi udara dan darat yang memadai untuk penyelenggaraan Pekan Nasional (PENAS) XVII Tahun 2026.
Pertemuan itu merupakan tindak lanjut dari audiensi Gubernur Gorontalo dengan Menteri Perhubungan pada awal Februari 2026.
Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Gorontalo, M. Jamal Nganro, bersama Kepala Dinas Perhubungan setempat, melakukan pertemuan kerja di Jakarta pada Rabu hingga Kamis, 4-5 Februari 2026.
Mereka diterima langsung oleh Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Lukman Laisa, dan Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Irjen. Pol. Risyapudin Nursin.
Jamal Nganro menegaskan, koordinasi itu penting mengingat ribuan peserta dari berbagai penjuru Indonesia akan memadati Gorontalo pada 20-25 Juni 2026.
Untuk kelancaran mobilitas mereka, dukungan transportasi udara dan darat yang terintegrasi mutlak diperlukan.
Jamal menyatakan, Kementerian Perhubungan menyambut baik kolaborasi itu dan berkomitmen penuh untuk mendukung kesuksesan event nasional tersebut.
Pada sektor darat, Dirjen Perhubungan Darat Risyapudin Nursin, didampingi Sekretaris Ditjen, menyatakan kesiapan memberikan dukungan transportasi udara dan darat, khususnya melalui penyediaan layanan bus.
Mekanisme yang disepakati adalah melalui skema sewa, sesuai dengan arahan Menteri Perhubungan. Langkah ini diharapkan dapat mengakomodir kebutuhan pergerakan massa selama pelaksanaan kegiatan.
Sementara dari sisi dukungan transportasi udara dan darat, Dirjen Perhubungan Udara Lukman Laisa telah mengambil langkah proaktif. Ia telah menyurati seluruh maskapai yang beroperasi di Gorontalo untuk membuka penerbangan tambahan (extra flight) selama periode PENAS XVII berlangsung.
Komitmen ini diharapkan dapat mengantisipasi lonjakan penumpang dan menjaga ketersediaan tiket udara.
Lebih dari sekadar dukungan untuk event, dalam pertemuan tersebut juga dibahas rencana pengembangan Bandara Djalaluddin Gorontalo.
Lukman Laisa menyatakan, kesiapan bandara tersebut untuk menjadi embarkasi/debarkasi haji bagi Provinsi Gorontalo, yang akan memberikan dampak positif jangka panjang bagi masyarakat.
Di sisi lain, rencana maskapai Trans Nusa untuk membuka rute baru Manado-Gorontalo-Makassar-Jakarta (pulang-pergi) juga disambut hangat.
Dirjen Perhubungan Udara menyatakan, kesediaan memberikan dukungan penuh agar pembukaan rute strategis ini dapat segera terealisasi, memperkuat konektivitas wilayah Sulawesi.




