Dugaan Pernikahan Anak SD di Lombok Barat Memicu Reaksi Masyarakat
Hukum

Dugaan Pernikahan Anak SD di Lombok Barat Memicu Reaksi Masyarakat

Ruang Press - WARTA LOMBOK – Lombok Barat, Warga Desa Eyat Mayang, Kecamatan Lembar, Kabupaten Lombok Barat, dihebohkan dengan beredarnya kabar dugaan pernikahan seorang anak perempuan yang masih berstatus pelajar Sekolah Dasar (SD) dengan seorang pria berstatus duda. Informasi tersebut dengan cepat viral di tengah masyarakat dan ramai menjadi perbincangan di media sosial maupun grup WhatsApp warga.

Berdasarkan informasi yang dihimpun tim Warta Lombok, mempelai pria diketahui bernama Suherman (Ilyem), warga Desa Eyat Mayang. Sementara calon mempelai perempuan disebut berasal dari Desa Sekotong Tengah dan masih berusia sangat muda, sehingga memicu reaksi keras dari berbagai pihak.

Sejumlah warga dan tokoh masyarakat menyayangkan adanya kabar tersebut karena dinilai dapat berdampak serius terhadap masa depan pendidikan, kesehatan, dan psikologis anak.

Menanggapi informasi yang beredar, Kepala Unit Pelaksana Teknis Perlindungan Perempuan dan Anak (UPT PPA) Lombok Barat, Hj. Napaah, menyampaikan bahwa pihaknya baru menerima laporan dari kader di wilayah Sekotong Tengah ujarnya kepada wartalombok.com. saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Kamis, 9 April 2026.

“Informasi ini baru kami terima dari kader di Sekotong Tengah. Rencananya besok pagi kami akan langsung turun ke lokasi untuk menindaklanjuti dan melakukan penelusuran. Saya juga sudah langsung menyampaikan informasi ini kepada Ibu Ketua PKK,” ujar Hj. Napaah saat dikonfirmasi.

Ia menegaskan, berdasarkan informasi awal dari kepala dusun, hingga saat ini anak tersebut belum dinikahkan secara resmi, dan kabar yang beredar masih dalam tahap penelusuran lebih lanjut.

“Informasi dari kadus, ini baru tersebar dan belum sampai pada proses pernikahan. Namun yang sangat kami sayangkan, kenapa informasi seperti ini harus menunggu beredar luas dulu baru dilaporkan. Seharusnya aparat di bawah bisa lebih cepat mengambil langkah pencegahan,” tegasnya.

You can share this post!