Ruang Press - ELHARAMAIN NEWS – Otoritas Transportasi Umum Arab Saudi (Transport General Authority/TGA) melakukan lebih dari 73.180 operasi inspeksi selama empat hari pertama Ramadan (1–4 Ramadan) di berbagai wilayah Kerajaan, dengan fokus utama di Makkah dan Madinah.
Dari operasi tersebut, tercatat 14.474 pelanggaran dengan tingkat kepatuhan keseluruhan mencapai 88 persen.
Langkah pengawasan intensif ini dilakukan untuk memastikan layanan transportasi berjalan aman, tertib, dan berkualitas, khususnya bagi jamaah umrah dan masyarakat yang memanfaatkan layanan transportasi umum selama bulan suci.
Dalam keterangannya, TGA menyebut bahwa kampanye inspeksi difokuskan pada pemeriksaan kualitas layanan angkutan umum, kelayakan teknis kendaraan, serta penindakan terhadap praktik angkutan penumpang ilegal yang dikenal sebagai “kedada”.
Pelanggaran yang ditemukan selama Ramadan cukup beragam. Di antaranya pengemudi yang tidak mengenakan seragam resmi, beroperasi tanpa kartu izin yang sah, kendaraan yang tidak memenuhi standar keselamatan, hingga pengemudi taksi yang tidak mengaktifkan argo.
Selain itu, petugas juga menindak individu yang menggunakan kendaraan pribadi untuk mengangkut penumpang secara ilegal.
Di wilayah Makkah, inspeksi dilakukan sebanyak 37.318 kali dengan temuan 9.026 pelanggaran dan tingkat kepatuhan 85 persen. Sebanyak 266 kendaraan disita karena melanggar regulasi serta persyaratan teknis.
Tim inspeksi disebar di sejumlah titik strategis, termasuk kawasan Al-Shumaisi (baru dan lama), Al-Nawariyah, Al-Ka’akiyah, stasiun Kereta Cepat Haramain, pusat-pusat transportasi di sekitar Masjidil Haram, Bandara Internasional King Abdulaziz, serta Bandara Taif.
Di wilayah Madinah, lebih dari 12.726 inspeksi dilakukan dengan 2.515 pelanggaran yang tercatat dan tingkat kepatuhan mencapai 86 persen.
Petugas ditempatkan di area pusat kota, terminal bus, Masjid Miqat dan Masjid Quba, stasiun Kereta Haramain, Bandara Internasional Pangeran Mohammad bin Abdulaziz, serta Bandara Yanbu.
Sementara itu, di wilayah lain seperti Riyadh, Provinsi Timur, Tabuk, dan Hail, otoritas melakukan 22.863 inspeksi tambahan. Dari jumlah tersebut ditemukan 2.962 pelanggaran, dengan 73 kendaraan diamankan.
TGA menegaskan bahwa kampanye ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kepatuhan terhadap regulasi, memperkuat standar keselamatan, serta memastikan kualitas layanan transportasi di seluruh Kerajaan.
Pengawasan ini menjadi krusial mengingat Ramadan merupakan periode dengan mobilitas tinggi, khususnya di Makkah dan Madinah yang dipadati jamaah umrah dari berbagai negara.
Dengan tingkat kepatuhan yang mencapai 88 persen secara nasional, otoritas berharap layanan transportasi selama Ramadan dapat berlangsung aman, tertib, dan mendukung kenyamanan para jamaah dalam menjalankan ibadah.