Menhub Dukung Pemasaran UMKM di Simpul Transportasi
Sumber Foto: ANTARA News
Nasional

Menhub Dukung Pemasaran UMKM di Simpul Transportasi

waktu baca 2 menit

Tidak hanya dipasarkan di sarana dan prasarana perkeretaapian, namun juga di titik-titik lain seperti di terminal, bus, pelabuhan, kapal, hingga bandara

Jakarta (ANTARA) - Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mendukung pemasaran produk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) binaan Kementerian Perdagangan di simpul transportasi sehingga dapat menunjang perekonomian nasional melalui perluasan akses pasar.

Dudy mengatakan pihaknya mendukung penuh program Kementerian Perdagangan yang memberikan kesempatan bagi pelaku UMKM untuk memasarkan produknya di simpul-simpul transportasi.

"Pada prinsipnya, saya sangat mendukung langkah Kementerian Perdagangan yang telah membuka akses bagi pelaku UMKM, sehingga dapat memasarkan produknya ke jaringan bisnis kereta api,” kata Menhub dalam keterangannya di Jakarta, Rabu.

Menhub menyampaikan hal itu saat meninjau penjualan produk lokal UMKM bersama Menteri Perdagangan Budi Santoso di Stasiun Gambir, Jakarta.

“Alhamdulillah, saya baru saja meninjau penjualan produk UMKM di gerbong restorasi dan di pelataran Stasiun Gambir bersama Menteri Perdagangan (Budi Santoso)," ujarnya.

Menhub juga menyampaikan dirinya berharap agar jangkauan program itu dapat makin diperluas keberadaannya.

"Tidak hanya dipasarkan di sarana dan prasarana perkeretaapian, namun juga di titik-titik lain seperti di terminal, bus, pelabuhan, kapal, hingga bandara,” tambah Dudy.

Menurut Menhub, pemasaran produk-produk UMKM di sarana perkeretaapian sangat potensial. Pasalnya, jumlah penumpang moda transportasi ini setiap tahun sangatlah besar.

“Semoga makin banyak pelaku UMKM binaan Kemendag yang memasarkan produk-produknya di berbagai simpul transportasi publik di seluruh wilayah Indonesia," tuturnya.

Dengan begitu, tambah Menhub, UMKM dapat bertumbuh, perekonomian nasional pun akan semakin meningkat.

Pada kesempatan ini, Menteri Perdagangan Budi Santoso menuturkan sinergi dengan BUMN kereta api merupakan salah satu upaya Kementerian Perdagangan untuk meningkatkan daya saing dan popularitas produk-produk UMKM di dalam negeri.

Ia mengungkapkan, produk-produk yang dihasilkan UMKM binaan Kementerian Perdagangan akan dipasarkan di 15 jalur kereta intercity dengan potensi pasar mencapai sekitar 51 juta penumpang per tahun.

“Jadi ini adalah salah satu upaya kita agar produk-produk UMKM kita ini semakin banyak diminati oleh masyarakat. Kemarin dari 50 perusahaan yang kita kurasi, enam terpilih oleh Kereta Api, empat produknya disajikan dalam kereta, yang dua produk di Loko Cafe,” kata Mendag.

Baca juga: Menyambut berkah UMKM Lampung di area simpul transportasi saat mudik

Baca juga: 43 persen belanja daerah DKI dialokasikan untuk infrastruktur publik

Baca juga: Kemenhub perkuat pengamanan simpul transportasi angkutan Lebaran

Pewarta: Muhammad Harianto

Editor: Faisal Yunianto

Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.